|
KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI DAN MULOK Pengembangan Diri Pengembangan diri merupakan kegiatan di luar jam pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui layanan bimbingan konseling (BK) dan kegiatan ekstrakurikuler (Ekskul), yang pelaksanaannya dibimbing oleh guru-guru BK dan pembina Ekskul. Secara umum, pengembangan diri bertujuan untuk memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, kondisi dan perkembangan peserta didik dan memperhatikan kondisi SMAN 70. Tujuan khusus pengembangan diri adalah menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan minat, bakat, kemandirian, kemampuan bermasyarakat, kemampuan untuk memecahkan masalah, kehidupan keagamaan, dan lain-lain. Pengembangan diri dibagi menjadi 2 komponen, yaitu: - Bimbingan Konseling, meliputi:
- kehidupan pribadi - kemampuan belajar - kemampuan sosial - wawasan dan perencanaan karir - Ekstrakurikuler, meliputi:
- keagamaan - latihan kepemimpinan, karya ilmiah dan PMR - apresiasi seni, pencinta alam, olahraga dan beladiri
Muatan Lokal (MULOK) - Cinematografi (kelas X)
Banyaknya minat siswa dan orangtua terhadap dunia perfilman dan akting akhir-akhir ini, menjadi bahan penilaian bagi dunia pendidikan khususnya SMAN 70. Oelh karena itu, SMAN 70 menetapkan komitmen untuk menyelenggarakan TV production sebagai muatan lokal kelas X. - Bahasa Jepang (kelas XI)
Bahasa Jepang merupakan alat komunikasi dan interaksi dan sebagai salah satu bahasa Internasional, mengingat Indonesia selalu menjalin kerjasama dengan negara Jepang. Oleh karena itu, SMAN 70 menetapkan keterampilan bahasa Jepang sebagai muatan lokal untuk kelas XI IPA dan IPS. - Bahasa Mandarin (kelas XII)
Bahasa Mandarin merupakan salah satu alat komunikasi dan interaksi di bidang bisnis. Oleh karena itu, SMAN 70 menetapkan keterampilan bahasa Mandarin sebagai muatan lokal untuk kelas XII IPA dan IPS.
|